Pages

Subscribe:
Search Engine MarketingSubmit Express

Jumat, 23 September 2011

Dasar Sistem Operasi

I. Pengertian Sistem Operasi
Tanpa software, sebuah komputer secara mendasar tidaklah berguna. Dengan software, Komputer kita dapat menyimpan , memproses dan mengambil informasi. Software dalam komputer terbagi dua yaitu systems programs dan application programs. Applications programs dapat menyelesaikan masalah dari pemakai sedangkan systems program adalah yang memanajemen opearsi dari komputer itu sendiri. Yanh paling mendasar dari sustu system programs adalah Operating System (system operasi). Dimana system Operasi ini yang mengontrol semua sumber daya komputer dan memberikan fasilitas yang lebih banyak agar
application programs dapat bekerja. Atau system operasi dapat didefinisikan sebagai program dasar atau pendahuluan yang mengandung programprogram
untuk mengatur kerja komputer secara mendasar seperti unit masukan, unit keluaran, mengatur table pengkodean, mengatur memory, mengatur processor, membaca data yang diketik dan menyimpan file.
Bagian – bagian dari system operasi secara garis besar dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu : Control Program dan Service Program. Kedua bagian ini mempunyai fungsi sendiri – sendiri namun masih tetap terkait hubungan satu dengan lainnya, dengan hardware, penakai dan dengan program aplikasi. Control Program berfungsi untuk mengatur kerja input dan output, berkomunikasi dengan operator atau programmer, menghandle masalah interupsi, mencatat kegiatan yang ada dan menghandle masalah multi programming.
Sedangkan Servive Program berfungsi untuk mengambil program yang ada serta menterjemahkannya dan merawat system library.





II. Lapisan Dalam Sistem Operasi
Lapisan dalam system operasi terbagi atas enam lapisan. Lihat table berikut :

5
Operator
4
User Program
3
Input/Output Management
2
Operator Process Communication
1
Memmory And Drum Management
0
Processor Allocation And Multiprograming

Lapisan 0 (nol) ; Penempatan prosessor dan multi programming
Lapisan 1 (satu);Memanajemen memory.
Lapisan 2;Menangani komunikasi antar proses dan operator console.
Lapisan 3; Memanajemen peralatan Input/Output.
Lapisan 4; Dimana user menemukan program
Lapisan 5; Tempat proses dari operator system
III. Proses Booting

Komputer terdiri dari sekelompok peralatan serta instruksi / program
yang satu sama lainnya tidak bisa dipisahkan, baik diantara peralatan itu
sendiri maupun antara peralatan dengan instruksi / program. Semuanya
merupakan satuan yang saling bekerja sama dan saling tergantung satu
dengan lainnnya.
Ada tiga komponen utama dalam sebuah system komputer yaitu :
1. Mikroprosessor / CPU (central Processing Unit )
2. BIOS ( Basic Input Output System )
3. DOS (Disk Operating System )
Hubungan ke tiga komponen di ats adalah :


Penjelasan :
-       Mikroprosessor adalah otak dari komputer yang harus diberi petunjuk apa yang harus dilakukan
-       instruksi pertama kali diberikan oleh BIOS. Instruksi ini secara sistematis menguji semua komponen komputer, menginisialisasikan hardware, menentukan tipe dari Video Disley Adapter. Selanjutnya melacak EGA BIOS atau VGA BIOS. Jika ditemukan maka system BIOS akan di eksekusi.
-       Tahap beriktunya memerikasa keberadaan disket di drive pertama, jika tidak ditemukan disket di drive pertama maka PC akan mengeksekusi program BASIC dari ROM (Read Only Memory).
-       Jika di drive pertama ada disket, maka BIOS akan memeriksa apakah disket tersebut mempunyai system operasi DOS, jika tidak ada, BIOS akan mencoba mencari informasi di harddisk.

Rangakaian proses ini disebut BOOTSTRAPPING atau proses BOOTING.




IV. INSTALASI SISTEM OPERASI
Agar komputer dapat digunakan, pertama kali system operasi harus sudah terinstall pada komputer. Berikut contoh instalasi system operasi windows.
Menginstall Windows 95
Langkah – langkah :
1. Nyalakan komputer sampai ada C prompt atau C:\>
2. Masukkan disket pertama (disk#1 setup) Windows 95 full version ke drive A:
3. Pindahkan drive aktif dari drive C ke drive A dengan mengetikkan perintah C:\> : ENTER
4. Kemudian pada posisi A prompt, ketikkan pereintah A>SETUP ENTER
5. Selanjutnya ikuti perintah yang diinginkan oleh windows 95 ketika proses instalasi sedang berlangsung.

Cara Membuka Command Prompt :
1.      Klik Start
2.      Klik  All  Program
3.      Klik Accessories kemudian klik Command Prompt
4.      Setelah klik Command Prompt, maka akan muncul sbb ;


MENJALANKAN APLIKASI WINDOWS MEDIA PLAYER MENGGUNAKAN COMMAND PROMPT
a.       Buka Command Prompt
1.      Ketikkan cd..                          tekan enter
2.      Ketikkan cd..                          tekan enter
3.      Ketikkan cd program files      tekan enter
4.      Kemudian ketik calc, maka akan tampil sbb :





MENAMPILKAN PROGRAM KALKULATOR MENGGUNAKAN COMMAND PROMPT

1.      Buka Command Prompt
2.      Ketikkan cd..                    tekan enter
3.      Ketikkan cd..                    tekan enter
4.      Ketikkan cd windows       tekan enter
5.      Kemudian ketik calc, maka akan tampil sbb :









 

1.      Submit state, tahap di mana pemakai system
menyerahkan jobnya dengan cara :
2.      Mempertimbangkan kriteria-kriteria pemilihanØ (prioritas, macam dan besarnya job dll.) Job Scheduler, yang merupakan bagian pengaturØprosesor, memanggil pengatur memori untukmelihat apakah cukup tersedia memory yang masih
kosong Kemudian dipanggil pengatur peralatan I/O untuk
Ømelihat apakah permintaan terhadap peralatan yangdiminta dapat dipenuhi
3.      Hold state, tahap dimana job telah selesai dibentuk menjadi bentuk yang telah siap untuk diolah oleh mesin komputer (kode-kode binary) tetapi belum ada sumber
daya yang diberikan kepada job kecuali tempat dimana job tersebut berada.
4.      Ready state, tahap di mana proses telah siap untuk run karena semua sumber daya yang diperlukan telah dipenuhi, akan tetapi karena masih ada proses lain
yang belum selesai menggunakan prosesor maka harus antri sampai tiba pada gilirannya.
5.      Running State, tahap di mana prosesor telah diberikan dan sekarang prosesor mulai dengan pengerjaan instruksi-instruksi yang terbentuk dari program tersebut.
6.      Waiting state, tahap dimana proses menunggu selesainya operasi I/O
7.      Terminated, tahap di mana proses telah selesai dengan perhitungan-perhitungannya dan semua resource yang telah dipergunakan telah ditarik kembali oleh O/S.


CARA SHUTDOWN, AUTORUN , RESTART & LOG OFF KOMPUTER MENGGUNAKAN SHUTDOWN

       Shutdown komputer
-       Buka notepad
-       Klik souce code :
@echo off
Shutdown  –s  –f  –t  00
Simpan dalam extenssion bat


           Restar  komputer
-       Buka notepad
-       Klik souce code :
@echo off
Shutdown  –r  –f  –t  00
Simpan dalam extenssion bat


           Autorun
-       Buka notepad
-       Klik souce code :
[autorun]
Open : nam file
Action : click ok
Shell/open/commad= nama file
Simpan dalam exetession inf





       Log of komputer
-       Buka notepad
-       Klik souce code :
@echo off
Shutdown  –l  –f  –t  00
Simpan dalam extenssion bat

2 komentar:

Posting Komentar